Wartawan Dibekuk Polisi Akibat Peras TKSK Mandalawangi

PANDEGLANG, WPcom -  Insial WS oknum wartawan diamankan oleh anggota Polsek Mandalawangi dan Satreskrim Polres Pandeglang usai memeras seorang Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) di Kecamatan Mandalawangi kabupaten Pandeglang.

Kronologis kejadian pemerasan itu bermula ketika adanya pemberitaan pada media online Sorot Desa terkait adanya dugaan TKSK Mandalawangi melakukan kecurangan pada Program Keluarga Harapan (PKH).

Setelah pemberitaan itu muncul tersangka malah menggunakan berita tadi untuk mengancam TKSK. Dimana jika tidak memberikan uang Rp 10 juta akan diberitakan kembali “ Jelasnya.

Maka TKSK tersebut yang merasa takut pada ancaman itu lantas menyetujui akan memberikan uang namun nilainya tidak sama dengan yang diminta oleh oknum wartawan, “ Akan tetapi TKSK hanya menyanggupi sebesar Rp 6 juta namun akan diberikan setelah 2 hari kemudian.

“ Selanjutnya TKSK ini melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Mandalawangi, sesaat setelah penyerahan uang itu pelaku langsung ditangkap oleh anggota dari Polsek Mandalawangi dan Satreskrim Polres Pandeglang,”  Papar Kapolres Pandeglang AKBP Indra Lutrianto Amstono usai Pres Rilis di Mapolres Pandeglang, Selasa (3/9/2019).

Juga Kapolres menjelaskan, sebelum kejadian ini tersangka juga pernah terlibat hal yang sama pada tahun 2015 yang lalu,dimana tersangka ini memeras warga dengan senjata jenis airsoft gun.” Belakangan diketahui oknum wartawan ini mengaku sebagai kepala biro pada Media Sorot Desa dan sudah dua tahun menjabat sebagai kepala biro.

“Tersangka pada tahun 2015 pernah juga melakukan hal yang sama dimana tersangka menggunakan senjata airsoft gun untuk mengancam warga,” Terang Kapolres.

“ Untuk sementara itu, tersangka WS mengakui bahwa memang benar setelah berita pertama terbit ia mendatangi TKSK untuk meminta sejumlah uang sebagai imbalan untuk tidak menerbitkan berita selanjutnya.

“TKSK itu ada di rumah terus kami ke rumah dan terjadilah transaksi itu, dengan nominal uang Rp 6 juta.” Tidak lama keluar dari rumah TKSK anggota polisi menangkap kami,” Tutupnya.

Dari tangan tersangka polisi berhasil menyita barang bukti berupa kartu Pers, uang sebesar Rp 6 juta dengan pecahan seratus ribu, lima puluh ribu dan pecahan uang lima ribuan serta 1 unit mobil yang digunakan oleh tersangka.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 368 KUHP dengan ancaman 6 tahun kurungan penjara.penjara Pungkasnya (tim)

Penulis:

Baca Juga