Tingkatkan hasil Panen,Babinsa Koramil 17/Sidamanik Dampingi Petani Rawat Tanaman Jagung

Simalungun, WPcom – Kegiatan pendampingan ketahanan pangan hingga kini masih dilakukan Koramil 17/Sidamanik Kodim 0207/Sml Korem 022/PT Serda Dino wahyudi membantu perawatan jagung ibu nurleli br damanik luas 6 rante kelurahan sarimatondang kecamatan sidamanik Kabupaten simalungun Sumut, Selasa (20/08/2019).

Menurut Serda Dino wahyudi, kegiatan pendampingan yang dilakukan di lahan yang dikelola ibu nurleli br damanik, berupa pembersihan atau penyiangan gulma seperti suket tuton, suket teki dan rumput gelang (krokot). “Selain penyiangan gulma dan rumput liar tersebut, juga dilakukan penggemburan tanah dan pengecekan hama/penyakit,”imbuhnya.

Baca Juga:  Dimasa Pengabdian 40 Tahun KRI Mandau-621 Tetap Dipercaya Dalam Pengamanan Wilayah Perairan Karang Unarang

Untuk diketahui, pendampingan yang dilakukan para Babinsa Koramil Sidamanik tersebut tidak hanya di satu lokasi namun berlangsung di dua lokasi lainnya yakni di kelurahan sarimatondang kecamatan sidamanik.

Sementara Babinsa Serda Dino wahyudi, melakukan pendampingan perawatan tanaman jagung di lahan milik ibu nurleli br damanik. Di lokasi seluas 6 Rante yang ditanami jagung jenis hibrida berumur 20 hari tersebut, dilakukan penyiangan gulma/rumput liar dan penggemburan tanah di sekitar pangkal tanaman.

Pada kesempatan berbeda, Danramil 17/Sidamanik kapten inf Maludin saragih mengatakan kegiatan pendampingan yang dilakukan para Babinsa merupakan bagian dari upaya khusus (Upsus) guna percepatan pencapaian swasembada pangan komoditas jagung khususnya di wilayah Sidamanik

Baca Juga:  Sayang Terhadap Orang Tua, Babinsa Cilempuyang Bantu Antisipasi Gagal Panen Petani

Masih tutur Danramil, untuk mencapai hasil panen yang optimal dalam bercocok tanam jagung ini perlu diperhatikan beberapa faktor, diantaranya pemilihan benih unggul, penyiapan dan pengolahan lahan yang baik, metode tanam dan pemupukan yang tepat, irigasi dan drainase yang baik, pengendalian hama penyakit tanaman (HPT) dan gulma serta metode panen dan pasca panen yang tepat.