Sakit Akutnya Para Pengidap Kepo, Sampai Ingin Tahu Urusan Pribadi Orang Lain

Foto : Rosinta Sitinjak

Oleh :  Rosinta Sitinjak (Pimpinan Umum wartapembaruan.com)

Jakarta- Kamu pasti pernah mendengar istilah 'kepo' di kalangan anak kekinian. Kata ini biasanya dipakai untuk menyebut seseorang yang selalu ingin tahu urusan orang lain, termasuk soal yang bersifat pribadi.

Parahnya, kepo bisa mengarahkan kepada upaya mencampuri urusan orang lain. Padahal, masing-masing orang punya hak privasi.

Sebenarnya,Semua Agama juga mengingatkan agar orang menghindari sifat ini. Orang kepo diibaratkan seperti orang yang suka mengintip rumah orang lain.

Tanpa kita sadari terkadang keingin tahuan kita dengan urusan orang lain dan menceritakan dan mencari tau pada orang lain baik itu saudara, teman, tetangga bahkan efeknya sering sekali berdampak kepada diri kita sendiri apalagi sampai menjelek-jelekkan orang lain.

Dampak dari apa yang kita perbuat dengan ke kepoan kita seringkali tanpa kita sadari dan kita lihat secara langsung orang lain juga melakukan hal yang sama, menjelek-jelek kan kita dengan orang lain baik itu saudara, teman, dan tetangga ditempat tinggal kita.

Demikianlah manusia, dalam hal waktu manusia terbagi menjadi dua jenis, ada yang menyibukkan dirinya dengan hal-hal yang baik, adapula yang menyibukkan dirinya dengan hal-hal yang buruk. Di zaman ini, kita akan melihat banyak manusia yang menghabiskan waktu dan umurnya dengan sia-sia, tersibukkan dengan urusan-urusan yang tidak penting. Padahal kehidupan di dunia ini adalah kehidupan yang sangat singkat, tetapi kebanyakan kita lalai memanfaatkan waktu yang telah Allah berikan.

Keelokan hati seseorang bisa diukur dengan melihat bagaimana dia habiskan waktunya. Jika kegiatan yang dia lakukan (perkataan atau perbuatannya) berkaitan dengan urusan yang bermanfaat untuk dunia dan akhiratnya, maka ia adalah seorang yang benar-benar baik.

Tetapi ada pula orang yang kesibukannya pada perkara-perkara yang tidak bermanfaat. Diantaranya adalah ikut campur urusan orang lain yang tidak ada kepentingan dengan dirinya.

Padahal ikut campur urusan orang lain tidak akan menambah manfaat melainkan hanya waktu yang habis sia-sia tanpa arti.

Hanya akan membuat hatinya gelisah, semakin mengacaukan pikirannya, dan ia akan terlupa dengan kewajiban-kewajiban utamanya. Lebih dari itu, ikut campur urusan orang lain dapat menjerumuskannya ke dalam dosa-dosa besarseperti mencari-cari kesalahan orang lain dan mengadu domba.

Orang yang selalu mencampuri urusan atau mengomentari orang lain maka hampir bisa dipastikan ia akan terjatuh ke dalam dosa dan membuat hidupnya tak tenang, karena aktivitasnya hanya diisi dengan membicarakan si Fulan dan si Allan. Atau dia akan terjatuh ke dalam lubang dosa.

Yang awalnya hanya berupa obrolan-obrolan ringan tentang saudaranya atau tetangganya, tetapi rasa penasarannya mengantarkan dia mencari-cari sesuatu tentang saudaranya tersebut mengenai aib-aib dan keburukan-keburukannya. Atau tanpa ia sadari ia telah mengadu domba diantara saudaranya atau tetangganya tersebut.

Maka sebaiknya, seseorang di zaman seperti ini hendaknya menyibukkan diri dengan kegiatan yang bermanfaat agar dia tidak terjebak pada kegiatan-kegiatan yang tidak bermanfaat seperti mencampuri urusan orang lain.

Memang sebagai makhluk sosial kita selalu berhubungan dengan manusia lainnya, baik itu keluarga, teman sampai rekan kerja bahkan tetangga ditempat kita tinggal.Sebenarnya itu hal wajar dan harus dalam menjalani kehidupan, tapi perlu kamu tahu semuanya ada batas-batas wajarnya.Jangan sampai kamu terlalu mencampuri urusan oranglain apalagi dalam hal yang sifatnya pribadi, karena bisa jadi sebenarnya dia merasa risih dan bahkan menjadi benci sama kamu.

Jangan sampai kamu sedikit-sedikit berkomentar terhadap kehidupan orang lain, karena memang tidak semuanya ada kaitannya denganmu. Apalagi kamu sampai berkomentar yang tidak baik, berupa nyinyiran sampai dengan hinaan karena sebenarnya tidak ada keuntungan yang kamu dapatkan.
Jika kamu bisa membantu masalahnya ataupun bersyukur atas kebahagiaannya. Minimal jangan sampai kamu mengurusi yang bukan urusanmu.

"Jangan suka nyinyir saat melihat aib yang nampak dari orang lain, Bisa jadi nanti kamu pun akan balik dinyinyirin"

Penulis:

Baca Juga