Pemko Medan Melalui Dispar Hadiri Pengukuhan Pengurus Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Sumut Periode 2019-2022

Prosesi pengukuhan diawali dengan pembacaan Al-Quran dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Selanjutnya seluruh pengurus yang akan dikukuhkan dipanggil satu-persatu untuk kemudian dikukuhkan Oleh Presiden DMDI Indonesia Tan Sri Ali Rustam disaksikan Kadis Pariwisata Kota Medan, Sekjend DMDI dan sejumlah unsur forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Sumut dan Kota Medan yang hadir dalam kegiatan tersebut.Ucapan selamat pun disampaikan Kadis Pariwisata Kota Medan Agus Suriono atas dikukuhkannya pengurus DMDI Sumut periode 2019-2022 tersebut. Dikatakan Agus, keberadaan DMDI hendaknya menjadi komponen yang berperan aktif melestarikan budaya Melayu khususnya di Kota Medan. Apalagi pelestarian budaya saat ini sangat penting ditujukan bagi generasi muda yang mulai melupakan dan meninggalkan kebudayaan asli Indonesia dan beralih pada kebudayaan modern.

Medan, Wartapembaruan.com —Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili Kadis Pariwisata Kota Medan Agus Suriono menghadiri Pengukuhan Pengurus Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Sumut periode 2019-2022 di Garuda Plaza Hotel, Jalan Sisingamangaraja Medan, Jumat (4/10). Diharapkan pengurus yang baru dikukuhkan dapat berperan aktif menjaga, mempertahankan dan membesarkan kebudayaan Melayu di Sumut khususnya Kota Medan.

Prosesi pengukuhan diawali dengan pembacaan Al-Quran dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Selanjutnya seluruh pengurus yang akan dikukuhkan dipanggil satu-persatu untuk kemudian dikukuhkan Oleh Presiden DMDI Indonesia Tan Sri Ali Rustam disaksikan Kadis Pariwisata Kota Medan, Sekjend DMDI dan sejumlah unsur forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Sumut dan Kota Medan yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Said Aldi Idrus selaku Sekjend DMDI mengatakan pengukuhan pengurus hendaknya memberi warna dan penyegaran dalam kepengurusan DMDI Sumut. Terlebih dalam upaya untuk mensosialisasikan, menjaga dan merawat dan mengembangkan kebudayaan Melayu di Sumut termasuk Kota Medan sehingga suku Melayu dapat menjadi insan peduli budaya yang Islami.

"Pasca dikukuhkan, pengurus memiliki tanggung jawab besar untuk membawa budaya Melayu agar semakin dikenal di mata dunia. Hal ini harus diwujudkan lewat program-program yang inovatif dan kreatif. Kami berharap pengurus DMDI dapat memberi manfaat signifikan bagi maju dan berkembangnya budaya Melayu di Sumut," kata Said Aldi.

Ucapan selamat pun disampaikan Kadis Pariwisata Kota Medan Agus Suriono atas dikukuhkannya pengurus DMDI Sumut periode 2019-2022 tersebut. Dikatakan Agus, keberadaan DMDI hendaknya menjadi komponen yang berperan aktif melestarikan budaya Melayu khususnya di Kota Medan. Apalagi pelestarian budaya saat ini sangat penting ditujukan bagi generasi muda yang mulai melupakan dan meninggalkan kebudayaan asli Indonesia dan beralih pada kebudayaan modern.

"Pelestarian budaya dan kearifan lokal yang kita miliki menjadi tanggung jawab kita semua. Apalagi ditengah perkembangan dan kemajuan zaman yang  berkembang pesat menyebabkan terjadinya pergeseran budaya di tengah-tengah masyarakat. Untuk itulah, kami berharap DMDI memberi kontribusi dan sumbangsih dalam melestarikan dan memperkenalkan budaya Melayu di Kota Medan khususnya bagi generasi muda," bilang Agus.

Selain pengukuhan pengurus, acara yang berlangsung meriah tersebut sekaligus dirangkaikan dengan event Festival Seni Budaya Melayu 2019 yang diikuti sejumlah pelajar dari berbagai sekolah di Kota Medan. Nantinya pemenang akan dibina DMDI sebagai corong dan jembatan untuk mempromosikan budaya Melayu Islam di Sumut termasuk Kota Medan.(HM/Novian)

Penulis:

Baca Juga