Pangdam XVIII/Kasuari dan Ketua Persit KCK PD XVIII/Kasuari Kunjungi Tiga Wilayah di Papua Barat

Manokwari, Wartapembaruan.com – "Beberapa waktu yang lalu dari Jakarta, sebelum berangkat ke Manokwari, ada pesan dari Bapak Doni Monardo sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), beliau selalu mendorong masalah pertanian dan perikanan. Jadi saya mengatakan, Distrik Bomberay adalah salah satu tempat yang mungkin bisa kita perhatikan ke depan, karena di sana saya bilang transmigrasinya cukup, lahannya luas cuma saya belum tahu jenis tanaman holtikultura, sawah atau mungkin apa saja. Mudah-mudahan saya sudah dapat data ini dan ini menjadikan tugas bagi kita," ucap Panglima Kodam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Ali Hamdan Bogra, S.I.P, M.Si.

Ucapan tersebut disampaikan orang nomer satu di Kodam XVIII/Kasuari ini dalam sambutannya, usai menerima paparan dari Wakil Bupati Fakfak dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Fakfak, Rabu (3/6/2020) di Makoramil 1803-05/Bomberay, Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat.

Mayjen Ali Hamdan Bogra terlebih dahulu menjelaskan bahwa kedatangannya bersama istri, Ny. Retno Ali Hamdan Bogra selaku Ketua Persit KCK PD XVIII/Kasuari dan para pejabat militer di lingkungan Kodam XVIII/Kasuari ini merupakan kunjungan kerja (Kunker) pertamanya ke wilayah tugas Kodam yang meliputi Provinsi Papua Barat, sejak dirinya dilantik menjadi pejabat Pangdam XVIII/Kasuari belum lama ini.

“Perjalanan ini, pertama dimulai dari pulang kampung ke Kaimana dan menyempatkan diri untuk ziarah, sebelum melanjutkan ke Fakfak sampai dengan di Sorong nantinya,” jelasnya.

Selanjutnya menanggapi paparan yang telah disampaikan terkait bidang pertanian tersebut, Pangdam mengharapkan pemerintah daerah bisa mengembangkan terus daerah ini (Kabupaten Fakfak) sehingga apa yang diharapkan kedepannya, Fakfak bisa menjadi daerah lumbung padi untuk Papua Barat.

“Harapan kita ke depan, agar ini bisa sama seperti di daerah Merauke dan mudah-mudahan lebih bagus lagi daripada Merauke. Hal ini nantinya akan kita koordinasikan dengan dinas terkait lainnya”.

“Saya berharap bahwa kedepan Bomberay bisa menjadi kabupaten yang menghasilkan hasil pertanian dan peternakan yang besar seperti halnya di kabupaten Merauke, untuk itu saya mengajak pemerintah daerah Kabupaten Fakfak agar bekerja keras dalam rangka mensukseskan rencana dan program pemerintah daerah untuk mengembangkan pertanian dan peternakan di Distrik Bomberay,” ucap Mayjen Ali Hamdan Bogra.

Sebelumnya, Wakil Bupati Fakfak, Ir. Abraham Sopaheluwakan, M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa maksud dan tujuan Pangdam XVIII/Kasuari berkunjung ke Distrik Bomberay, Kabupaten Fakfak adalah di dalam kondisi seperti sekarang ini, Papua Barat agar tidak bergantung pada impor beras, maka Pangdam dan rombongan datang ke Distrik Bomberay Kabupaten Fakfak ini guna melihat secara langsung, apakah Bomberay bisa dijadikan sebagai lumbung padi.

“Di daerah Bomberay sendiri, kesuburan tanah semakin meningkat dan untuk buah-buahan dan sayur-sayuran cukup aman pada musimnya. Sedangkan padi sudah semakin luas dan kawasan musim hujan mau pun kemarau sangat jelas,” kata Abraham.

Di bagian lain, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Fakfak, Muhammad Sholeh, S.Hut. mengungkapkan bahwa khusus untuk sawah, 542 hektar sudah dikerjakan antara Pemda dan TNI. Adapun selebihnya dikerjakan melalui Kementerian Pertanian sendiri. Jadi total luas sawah yang sudah dicetak sebanyak 1200 hektar.

“Dalam kondisi pandemi Covid-19, hingga saat ini untuk sawah yang bisa kami tanami hari ini hanya merupakan sawah tadah hujan seluas mencapai 152 hektar,” ujar Muhammad Sholeh.

Diwaktu yang sama, Ketua Persit KCK PD XVIII/Kasuari Ny. Retno Ali Hamdan Bogra menggelar acara silaturahmi sekaligus memberikan arahan kepada Ibu-Ibu Persit KCK Cabang XIV Fakfak di Ruang Arguni, Hotel Grand Papua, Fakfak.

Kunjungi Kaimana

Sehari sebelumnya, Selasa (2/6/2020) Pangdam XVIII/Kasuari dan Ketua Persit KCK PD XVIII/Kasuari yang berangkat dari Makodam XVIII/Kasuari di Kabupaten Manokwari, Papua Barat menggunakan pesawat Cassa 212 A-9118 milik TNI AD langsung menuju ke Kabupaten Kaimana. Turut didalam rombongan Kunker ini Kapoksahli Pangdam XVIII/Kasuari Brigjen TNI Drajad Bima Yoga, S.I.P., M.H, Asops Kolonel Inf Sri Widodo, S.I.P., M.SI., M.Soc.Sc dan istri, Aster Kolonel Kav Susanto Dwi Asmara, S.H., Aslog Kolonel Kav Aloysius Nugroho, S.E., M.M., dan istri, Pabandya lat Sopsdam XVIII/Kasuari Mayor Arh Riyanto Budi Nugroho, serta putri Pangdam XVIII/Kasuari, Sulfanthonah Ridha Bogra.

Diawali ziarah ke makam keluarga Pangdam, dilanjutkan dengan kunjungan kerja (Kunker) ke Kodim 1804/Kaimana dan Yonif 764/Iamba Baua.

Dalam kunjungan kerjanya ke Kodim 1804/Kaimana, Pangdam XVIII/Kasuari menerima paparan dari Dandim 1804/Kaimana, Letkol Inf Pomalanthon Badiaraja Tambunan, yang dilanjutkan dengan pemberian secara simbolis Alat Pelindung Diri (APD) sebanyak 1 Koli. Selanjutnya, dalam kunjungan kerjanya ke Yonif 764/Iamba Baua Pangdam XVIII/Kasuari juga memberikan 8 set APD dan alat Rapid Test sebanyak 25 set kepada Danyonif Letkol Inf Chairi Suhanda untuk digunakan bagi prajurit Yonif 764/Iamba Baua.

Lanjut ke Sorong

Setelah mengunjungi Kabupaten Kaimana dan Fakfak, termasuk melihat langsung proses pembangunan dan kesiapan bangunan Markas Korem 182/JO yang didirikan di Fakfak, selanjutnya pada Kamis (4/6/2020) siang Pangdam dan Ketua Persit KCK PD XVIII/Kasuari beserta rombongan menuju ke satu lagi wilayah tugas Kodam XVIII/Kasuari di Papua Barat yakni Kabupaten Sorong.

Penulis:

Baca Juga