Pangdam I/BB Di dampingi Danrem 031/WB Sambut Kedatangan Panglima TNI Dan Kapolri

Usai menerima paparan dari Gubernur Riau dan Kapolda di Posko terpadu Ruang Arjuna Lanud RSN, rombongan Panglima TNI dan Kapolri langsung bergerak menuju Posko Relawan Karhutla yang berlokasi di area Purna MTQ Pekanbaru, yang baru saja diresmikan untuk mengecek dan memberikan pengarahan kepada anggota satgas karhutla.Usai melaksanakan pengecekan dan memberikan pengarahan kepada anggota Satgas Karhutla di Posko Relawan Karhutla rombongan Panglima TNI dan Kapolri bergerak menuju Gedung Daerah Provinsi Riau untuk melaksanakan rapat koordinasi (Rakor) terkait penanganan Karhutla di Provinsi Riau, yang diikuti oleh seluruh Forkopimda Provinsi/Kab/Kota, tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, para Dandim dan Kapolres Se Riau.

Pekanbaru – Bertempat di VIP Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Pangdam I/BB Mayjen TNI MS. Fadhilah di dampingi Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI Mohammad Fadjar MPICT menyambut kedatangan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Idham Azis dalam rangka memonitoring penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Riau.

Usai menerima paparan dari Gubernur Riau dan Kapolda di Posko terpadu Ruang Arjuna Lanud RSN, rombongan Panglima TNI dan Kapolri langsung bergerak menuju Posko Relawan Karhutla yang berlokasi di area Purna MTQ Pekanbaru, yang baru saja diresmikan untuk mengecek dan memberikan pengarahan kepada anggota satgas karhutla.Usai melaksanakan pengecekan dan memberikan pengarahan kepada anggota Satgas Karhutla di Posko Relawan Karhutla rombongan Panglima TNI dan Kapolri bergerak menuju Gedung Daerah Provinsi Riau untuk melaksanakan rapat koordinasi (Rakor) terkait penanganan Karhutla di Provinsi Riau, yang diikuti oleh seluruh Forkopimda Provinsi/Kab/Kota, tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, para Dandim dan Kapolres Se Riau.

"Saya ucapkan terima kasih kepada Forkopimda Provinsi Riau dan TNI Polri yang telah mengambil langkah-langkah penanganan Karhutla. Saya mengingatkankan bahwa informasi dari BMKG musim Kita akan mengalami musim kemarau yang cukup panjang mulai akhir Februari hingga Maret, sehingga kemungkinan Karlahut semangkin tinggi dan berdasarkan pengalaman 90 persen disebabkan oleh ulah manusia. Saya juga mengapresiasi Forkopimda Riau yang telah membentuk Posko Terpadu dimana terdapat seluruh data/informasi yang Update dan akurat yang berkaitan dengan Karlahut, sehingga dapat sedini mungkin dengan cepat dilakukan langkah antisipasi dan penanganan terhadap Karlahut. Selain itu Saya juga berterima kasih telah dibentuknya Posko Relawan dimana dilaksanakan pelatihan penanganan Karlahut dengan melibatkan semua unsur termasuk Ormas dan Mahasiswa. Penanganan Karlahut tidak hanya menjadi tugas TNI Polri tetapi merupakan tugas kita bersama dengan bersinergi, mengawasi lahan-lahan yang berpotensi dibuka dengan cara dibakar oleh oknum tertentu," Ujar Panglima TNI saat memberikan sambutan di Balai Pauh Janggi Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru. ***(mirza)

Penulis:

Baca Juga