Naker PT Indriplant Ancam Mogok Kerja, Ternyata Ini Penyebabnya

RENGAT, Wartapembaruan.com - Akibat gagalnya 2 kali perundingan Bipartit terkait pembayaran bonus tahun 2019 antara pihak Pengurus Unit Kerja Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan - Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PUK SPPP - SPSI) PT Indriplant kebun Napal dan PUK SPPP - SPSI PT Indriplant PKS Napal dengan pihak management PT Indriplant di Kecamatan Peranap Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) jadi berbuntut panjang.

Pasalnya kedua serikat pekerja tersebut sebagai wadah ratusan tenaga kerja (Naker) baik kebun maupun pabrik PT Indriplant sudah melayangkan surat pemberitahuan aksi mogok kerja ke Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Inhu dan Polres Inhu serta management PT Indriplant.

Surat pemberitahuan aksi mogok kerja yang menuntut pembayaran bonus tahun 2019 itu bernomor surat : 06/PUK SPPP-SPSI/PT Indriplant Kebun Napal/IX/2020 dan nomor : 06/PUK SPPP-SPSI/PT Indriplant PKS Napal/IX/2020 tanggal 18 September 2020.

Aksi mogok kerja yang tertuang dalam surat pemberitahuan itu berlangsung selama 3 hari yaitu Senin sampai Rabu (28-30/9/2020) pekan depan akan dilaksanakan di 2 titik lokasi yaitu kantor Divisi kebun dan kantor besar PKS Napal.

Sekretaris Pengurus Cabang (PC) SPPP-SPSI Inhu Diston Pasaribu membenarkan rencana aksi demo mogok kerja 2 PUK SPPP-SPSI PT Indriplant yang menuntut bonus tahun yang tidak kunjung dibayarkan oleh management PT Indriplant.

"Ya benar, ada lebih kurang 900 orang Naker PT Indriplant baik yang di kebun maupun pabrik akan melakukan aksi demo mogok kerja selama selama 3 hari pekan depan di 2 lokasi yaitu kantor Divisi kebun dan kantor besar PKS Napal, "ucapnya.

Diston menjelaskan, bonus tahun 2019 yang dituntut rekan-rekan Naker itu sudah merupakan hak normatif mereka yang wajib diberikan oleh PT Indriplant tertuang di dalam Badan Kerja Sama Perusahaan Perkebunan Sumatera (BKSPPS) Pasal 13 Ayat 2.

PT Indriplant yang ada di Kecamatan Peranap itu kan masuk bergabung di dalam BKSPPS artinya perusahaan itu sendiri tahu akan kewajibannya selaku mitra kerja pekerja. Perhatikan dong kesejahteraan karyawannya, jangan hanya untung saja yang dipikirkan, "sebutnya kepada wartawan pada Jumat (18/9/2020) sore di Pematang Reba.

Coba bayangkan, sambung Diston, PUK itu sudah 2 kali lakukan perundingan Bipartit dengan perusahaan membahas bonus tahun 2019, tapi perusahaan tidak koperatif terhadap tanggungjawabnya bayar bonus.

Mekanisme mogok kerja itu kan sudah diatur dalam UU 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. "Bodoh perusahaan itu kalau tidak memberikan bonus, karena kalau sempat terjadi mogok kerja berapa kerugian yang akan dialami perusahaan. Saya rasa tidak sebandinglah dengan bonus yang dituntut, "ketusnya.

Sementara, Kadisnaker Inhu Endang Mulyawan S.Hut, MSi juga membenarkan adanya rencana aksi demo mogok kerja dari Naker PT Indriplant yang akan dilaksanakan pada Senin pekan depan selama 3 hari.

Ya, bawahan saya tadi sudah menyampaikan bahwa ada surat masuk dari 2 serikat pekerja yang memberitahukan pelaksanaan aksi demo mogok kerja menuntut pembayaran bonus tahun 2019 ke management PT Indriplant.

Kami selaku dinas terkait mempersilahkan rencana aksi demo mogok kerja mereka sepanjang sudah memenuhi amanah UU tenaga kerja, termasuk mendapatkan izin dari pihak kepolisian. Saat ini kan masih dalam suasana pandemi Covid-19.

Saya atau mungkin nanti bawahan saya yang turun ke lokasi memantau aksi demo mogok kerja itu. Sebenarnya kan sudah ada kesepakatan antara kedua belah pihak terkait bonus tahun 2019, tapi entah kenapa pihak perusahaan tidak membayarkan bonus, "sebutnya kepada awak media ini, Jumat (18/9/2020) malam via selulernya.

Penulis: Lamhot Manurung

Baca Juga