Mall Bandar Lampung, Dukung Langkah Pemerintah Putus Penyebaran Covid 19

Bandar Lampung, wartapembaruan.com Sejak diberlakukan kesepakatan Sanksi Penutupan tempat Usaha Retail oleh Pemerintah Daerah Terhadap pelanggaran protokol kesehatan, semua manajemen perusahan Mall yang berada dibandar Lampung sepakat malaksanakan himbauan tersebut.

Beberapa Mall dibandar Lampung yang telah dimintai komentarnya seputar Minat Daya Beli masyarakat sampai sistem penerapan protokol kesehatan ditengah mewabahnya penyebaran Covid 19, telah berhasil dmintai tanggapannya, namun hanya 1 usaha pihak manajemen Chandra tanjung karang yang belum bisa dimintai tanggapan, dengan alasan sedang libur.

Menurut penjelasan Retno (Humas Transmart) yang berlokasi dijalan Sutan agung, way halim bandar Lampung, Kamis, (21/05/2020) saat ditemui sekitar jam 10.17 wib ,dirinya mengatakan , Daya beli masyarakat saat ini sedikit menurun, dan ada beberapa sektor pendukung yang kami tutup,

Kemudian, Customer rata -rata berkunjung ketempat bermain anak-anak, tempat menonton dan tempat makan.

Disaat pandemik Covid 19 , ujar Retno; kami telah mematuhi prosedur operasional , yang mana sesuai himbauan pemerintah tempat usaha ditutup pukul 21.30, sementara kami memulai buka sejak 10.00 Wib s/d 20.00 wib, Tujuanya tiada lain adalah mengurangi kepadatan pengunjung sosial distancing

Bersamaan dengan himbauan pemerintah tentang Penerapan sistem protokol kesehatan, dirinya menginformasikan, bahwa kami sudah terapkan, seperti para pengunjung kami lakukan rapid test suhu badan, kemudian kami menutup 5 akses pintu masuk ,

Lalu para Karyawan dan karyawati sebelum absen kerja , kami lakukan rapid test terlebih dahulu, jika suhu badannya tidak stabil dan lebih tinggi suhunya, maka kami sarankan untuk tidak bekerja dulu dan lakukan medical check up dahulu untuk memastikan kesehatannya.
Selain itu kami juga sarankan kepada mereka untuk menjaga kesehatan memakai hand sanitizer, cuci tangan 1 jam sekali minimal , memakai masker diarena kerja, menggunakan sarung tangan, Kata Retno

Dirinya juga menambahkan, Saat ini hari ketiga dan sesuai arahan gubernur Arinal dan walikota Herman hn , ditempat ini ada tim bantuan dari kesatuan marinir , Disperindag, dan satuan pol PP. Untuk membantu kami disini mengontrol customer dan petugas protokol kesehatan.

Menyikapi sanksi penutupan tempat usaha yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah, Retno memberi jawaban, keputusan pemerintah tidak memandang semata dari kepentingan pemerintah dan mereka juga harus memandang kepentingan umum, pungkasnya

namun, kata dia ! intinya kami mendukung setiap keputusan pemerintah , karena itu adalah yang terbaik untuk kedepannya .
Kalau ego dikedepan pada bisnis yang sedang dijalankan dan tidak mengindahkan protokol kesehatan maupun dari kesatuan TNI/Polri terhadap maklumat yang dikeluarkan, justru hal tersebut akan memperkeruh keadaan , dan memperlambat proses penghentian penyebaran Covid 19 .

Kami semaksimal mungkin mengikuti anjuran pemerintah , protokel kesehatan melakukan sosial Distancing. Tutup Retno

Sementara Jun mutiawan (Mall manager sentral Plaza yang membawahi Hippertmart dan Matahari, dijalan Kartini, bandar Lampung , statment yang disampaikan serupa dengan apa yang disampaikan pihak manajemen Transmart, sebagaiman dirinya mengatakan Daya beli masyarakat saat ini turun jauh dibandingkan tahun sebelumnya , lapangan parkir biasanya 2 Minggu sebelum lebaran penuh dan tidak bisa menampung, saat ini tidak full,
namun, ungkap Jun ! kami sebagai warga masyarakat bersyukur, logikanya tingkat kesadaran masyarakat sudah jauh lebih tumbuh dari sisi positif, namun dari sisi bisnis cukup memprihatinkan, disini tempat -tempat banyak yang tutup, bioskop tutup

Aturan protokol kesehatan telah kami terapkan, seperti matahari membatasi kunjungan customer maksimal 300 orang, memakai teori antrian, disetiap pintu masuk dilakukan pengecekan suhu badan, dibandar Lampung "sentral plaza" pengecekan rapid test pertama , pemakaian Hand sanitizer,

Kemudian Penerapan protokel kesehatan bagi karyawan di tempat kami, seperti pemakaian sarung tangan, pemakaian masker, pengecekan suhu tubuh , jika suhunya mencapai 37,5 Derajat kami larang untuk bekerja dahulu . Dan kami juga tidak memperbolehkan karyawan /i untuk keluar kota, apabila terjadi maka kami menganjurkan Untuk lakukan swap test lalu Masa karanttina selama 14 hari,

Jujur saja ! dengan adanya sanksi penutupan usaha yang tidak mengindahkan anjuran pemerintah, sebetulnya wajar ! akan tetapi terkadang kedodoran juga berkaitan dengan ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD), masker , hand sanitizer dan lainya.

Sementara Kebijakan pemerintah sebetulnya positif, sesulit apapun bersama kita upayakan dukung sekuat semampu , begitu terjadi penyebaran pandemi Covid 19 transmisi lokal semuanya dibuat repot .

Jun mutiawan juga menuturkan, Dengan adanya dukungan pemerintah yang menempatkan satuan marinir , Pol PP , efek spyologis pengunjung akan merasakan nyaman.

Pada sisi lain, Andi (Marketing Mall Boemi Kedaton) memiliki tanggapan sama, dia mengatakan " Kami patuh apa yang menjadi arahan Gubernur Arinal dan walikota bandar Lampung Herman hn,
Dan Kami juga saling membantu untuk pencegahan penyebaran virus Corona dengan protokol kesehatan dan penerapan sosial Distancing , memberikan himbaun -himbuau kepada karyawan maupun customer dengan alat pelindung diri (APD ).
Kemudian wajib pemakaian masker. Katanya.

Selanjutnya 1 2

Baca Juga