LPK DPD Provinsi Aceh: Bimtek Desa Ke Medan Diduga Ladang Korupsi Empuk Miliaran Rupiah

Simeulue, Wartapembaruan.com -- Rivi Hamdani sebagai ketua LPK DPD Provinsi Aceh Menerangkan ke awak media tentang hasil Investigasi Lembaga Pemberantas Korupsi ( LPK ) kepada aparat Desa Inisial D

Inisial D menerangkan kepada LPK bahwa dirinya merasa ditipu karna dana yang di keluarkan untuk anggran Bimtek ke medan oleh dana ADD sebesar Rp 27.000.000. yang anehnya kami bertiga diantaranya Kades.Sekdes.dan ketua BPD hanya menerima kurang lebih Rp 4.500.000 per Orang. Sedangkan sisanya di duga di berikan kepada bupati Simeulue melalui melalui kepala dinas penanganan anggran Desa karna karena kadis tersebut juga hadir di acara Bimtek tersebut tuturnya

Inisial D juga menerangkan kepada LPK walaupun mereka pulang dengan kapal mereka harus membeli tiket pesawat untuk pertanggung jawaban terpaksa gaji kami di potong tuturnya inisial D kepada LPK DPD Provinsi Aceh.

Rivi Hamdani menjelaskan kepada awak media kalau di kabupaten Simeulue terdiri dari seratus tiga puluh delapan desa (138) di kali kurang lebih Rp 13.000.000 perdesa adalah kurang lebih satu Meliar tujuh ratus sembilan puluh empat rupiah.( 1.794.000.000 ).

Dana tersebut dugaan di berikan kepada bupati Simeulue E H dan dugaan di berikan melalui kadis penanganan anggran desa kab. Simeulue.

Harapan saya sebagai ketua LPK DPD Provinsi Aceh kepada penegak hukum yang ada di Indonesia ada juga khusus di Provinsi Aceh kepada bapak Kapolda Aceh dan Bapak Kajati Aceh agar dapat memproses kasus- kasus yang terutama di kabupaten Simeulue karna pemimpin Simeulue diduga Aktor Utama para Koruptor

Dengan tayangnya berita ini pihak media belum dapat konfirmasi kepada yang terkait
(R)

Penulis:
Editor: Redaksi

Baca Juga