La Nyalla Dilantik Jadi Ketua DPD 2019-2024

Jakarta, Wartapembaruan.com -La Nyalla Mahmud Mattalitti dilantik sebagai Ketua DPD RI periode 2019-2024. Pelantikan La Nyalla dilakukan setelah proses pemungutan suara atau voting pemilihan Ketua DPD.
Pelantikan digelar di ruang rapat paripurna, Nusantara V, kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (2/10) pukul 00.55 WIB. Sidang diawali dengan pembacaan keputusan DPD tentang pimpinan DPD periode 2019-2024.
"Ketua La Nyalla Mahmud Mattalitti, Wakil Ketua Nono Sampono, Wakil Ketua Mahyudin, Wakil Ketua Sultan Bachtiar Najamudin," kata Sekjen DPD Reydonnyzar Moenek saat membacakan keputusan DPD.
Acara kemudian berlanjut ke agenda pengucapan sumpah dan janji yang dipimpin Ketua Mahkamah Agung (MA) Hatta Ali. La Nyalla dan tiga pimpinan DPD berjanji mengutamakan kepentingan bangsa dan daerah.
"Bahwa saya dalam menjalankan kewajiban akan bekerja dengan sungguh-sungguh demi tegaknya kehidupan demokrasi serta mengutamakan kepentingan bangsa dan daerah daripada kepentingan pribadi, seseorang dan golongan," kata para pimpinan DPD.
"Bahwa saya akan memperjuangkan aspirasi daerah yang saya wakili untuk mewujudkan tujuan nasional demi kepentingan bangsa dan NKRI," imbuh mereka.
Berikut ini formasi pimpinan DPD periode 2019-2024:
- Ketua DPD La Nyalla Mahmud Mattalitti
- Wakil Ketua I Nono Sampono
- Wakil Ketua II Mahyudin
- Wakil Ketua III Sultan Bachtiar Najamudin.
Tak Rangkap
Sementara itu, La Nyalla Mahmud Mattalitti belum bisa memastikan siapa anggota yang akan menjadi wakil DPD di MPR. La Nyalla mengaku tak ingin menjadi wakil DPD di MPR.
"Oh nggak, saya tidak (akan jadi wakil DPD di MPR). Saya taat aturan. Sudah ya, saya cukup Ketua DPD," kata La Nyalla di gedung DPR.
La Nyalla juga memastikan pimpinan DPD lainnya tak akan menjadi wakil DPD di MPR. Eks Ketum PSSI itu menyebut anggota DPD sendirilah yang akan memutuskan.
"Yang jelas, yang pimpinan sekarang nggak mungkin masuk MPR. Terserah voter, saya nggak tahu," jelasnya.
Berdasarkan revisi UU MD3, jumlah pimpinan MPR ditambah dari 5 menjadi 10 orang dengan komposisi, 9 orang merupakan perwakilan masing-masing fraksi di DPR, satu orang lagi merupakan perwakilan unsur DPD.
Penulis:

Baca Juga