Keluar Dari RDP, JAMBAK : Karena Tidak Ada Yang mampu Uraikan Pertanyaan

Batu Bara, WP.com – Ketua Umum Aliansi Jawa, Melayu, Dan Batak (JAMBAK) klarifikasi soal keluarnya mereka dari Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi A DPRD Batu Bara, Selasa, 9 Juli 2019.

Mereka mengatakan pertanyaan mereka tak mampu dijawab dalam RDP

“Ada 3 Pertanyaan yang kita ajukan, Pertama tentang fungsi, kedua tentang anggaran, ketiga tentang legitimasi TBUPP, Ya kalau TGUPP DKI Jakarta Ada dasarnya yaitu Kepres, Nah kalo TBUPP ini apa? Itu yang kita tanyakan” Ucap Sofyan, Saat Dihub Wartawan Kamis, (11/07) Sekira 15.51 WIB

Baca Juga:  Bupati Samosir┬áHadiri Acara Halal Bihalal Umat Muslim Se-Kabupaten Samosir di Kecamatan Harian

Lanjutnya, Pertanyaan tersebut tak mampu dijawab

“Sama Asisten 3 III Bupati ada disitu, dan juga Kabag Hukum, nah Kabag hukum hanya menjelaskan kebijakan nya, selebihnya dia tak tahu lagi apa yang kami tanyakan, dan menurut kami Kabag hukum tak mampu menjelaskan” ungkap Sofyan.

Ia lagi-lagi menyinggung, sampai sekarang dewan saja tak punya salinan tentang Perbup No.13 Tahun 2019 itu

Baca Juga:  Inginkan Kedamaian, KALSEL Bersholawat Untuk Indonesia

“Iya Dewan saja tak punya Salinannya, ya tentang Perbup itulah” Pungkas Sofyan

Ketua umum Koalisi Mahasiswa Dan Pemuda Anti Korupsi hadir dalam kesempatan itu, dan ia mengaku sudah izin ke Pimpinan rapat

“Ya kami sudah izin, keluar itu sah-sah saja dalam Forum” Jelas Asro Hasibuan

(AR)