Kasus Pencabulan, Ini Komentar Aktivis Senior Hukum Unimal

Aktivis Dan mahasiswa hukum malikusaleh Muji Alfurqan

Lhoksemawe, Wartapembaruan.com -- Aktivis Dan mahasiswa hukum malikusaleh muji alfurqan menyoroti kasus sodomi yang dilakukan Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) An-Nahlu di Desa Panggoi, Kecamatan Muara Dua Kota lhoksemawe

"Saya meminta kepada penegak hukum memberikan perhatian khusus terhadap penanganan kasus sodomi yang dilakukan Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) An-Nahlu di Desa Panggoi, Kecamatan Muara Dua Kota lhoksemawe" ungkap nya

Pencabulan yang berkedok agama ini Sangat banyak efek kerugian masyarakat rasakan pertama - tama bagi korban yang sangat terutama dan agama,sehingga yang saya khawatirkan terjadi ferming dan lebel negetif buat pondok pesantren ,sehingga orang Tua tidak mendidik lagi anak nya untuk belajar agama karena terjadinya hal seperti perbuatan yang di lakukan oleh ah nahla ,untuk menghindari ini semuanya maka penegakan hukum harus sangat serius menangani kasus sodomi ini" tegas Muji alfurqan

Muji juga mengatakan Sangat disayangkan seseorang dengan menggunakan topeng agama, dengan berbagai modus, melakukan sesuatu untuk mendapatkan uang tidak halal atau memenuhi nafsu birahinya. Dengan bertopeng agama berdalih bisa memberikan pemahaman untuk kehidupan yang baik dalam masyarakat dan sebagainya,sehingga yang tercoreng nama pemuka pemuka agama yang kejahatan yang dilakukan oleh Tgk (AI ) dan gur (my) maka disini harus ada penagana yang serius karena unsur perbuatan yang dilakukan merugikan orang banyak .

Ingin saya samapaikan ,Walapun undang undang sodomi belum di atur dalam kitab undang undang KUHP Indonesia akan tetapi bisa di jerat Dengan undang undang pencabulan dan undang pelindungan anak di karenakan perbuatan dilakukan untuk anak di bawah umur

terdakwa yang melakukan perbuatan sodomi harus dihukum dengan pidana penjara dan pidana denda dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar, diganti dengan pidana kurungan selama 3 (tahun) dan juga harus di tambah dengan pasal pelindungan terahda anak “Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Perlindungan Anak yang menambah sanksi bagi pelaku kekerasan seksual anak” tutup Muji alfurqan

Penulis:

Baca Juga