Kabut Asap Mengganggu Jarak Pandang di Kota Jambi

Suasana Malam Hari Minggu,08 September 2019 pukul 22:17 Wib, di Kota Jambi Tampak Kabut Asap sangat Mengganggu Pengguna Jalan dan Berdampak Pada Pernapasan

Wartapembaruan.com, JAMBI - Untuk yang kedua kali pemerintah provinsi Jambi terpaksa harus meliburkan anak sekolah menyusul buruknya kualitas udara di kota Jambi malam ini Minggu,08 September 2019 pukul 22:17 Wib.Dari hasil pantauan malam ini jarak pandang hanya mencapai 100 Meter.

Untuk itu data dari DLHD, malam ini udara katagori berbahaya, himbauan malam ini diberitahukan melalui runing tax media elektronik dan melalui groups WhatsApp agar kepala sekola SDN/Swasta hari Senin,09 September 2019.meliburkan siswa untuk kelas 1,2,3 dan 4 selama 2 hari( Senin,09 September sd 10 September 2019. untuk siswa PAUD libur 3 hari (Senin,9 September s/d Rabu,11 September 2019) dan untuk Siwa SMPN/Swasta menyesuaikan jam belajar seperti maklumat Walikota yang pertama.

Dari laporan BMKG berdasarkan pantauan sensor modis (satelit Terra&Aqua) dan Suomi NPP>50% tanggal 07 September 2019 wilayah Provinsi Jambi terdapat 7 (tujuh) titik panas yaitu, dikabupaten Tanjung Jabung timur 3 dan kab.sarolangun 4 titik panas.

Dan kami mencoba mengkonfrontir via WhatsApp hasil pantauan tgl,08 September 2019 pukul 22 :17 Wib hasil yang terjadi dilapangan kepihak BMKG belum ada jawaban.

Akibat KARHUTLA di provinsi Jambi selama dua bulan terakhir ini banyak kegiatan diluar ruangan menjadi terganggu, yang bisa mengakibatkan mata terasa pedih dan menyebabkan penyakit ISPA,masyarakat juga banyak yang mengeluhkan tindakan pemerintah yang tidak tegas terhadap pelaku pembakaran lahan perkebunan dan lahan gambut.seorang ibu yang kami coba wawancara, menurut nya kalau disumatera sudah jadi hal tahunan bagi kami, ungkapnya. (liston)

Penulis:

Baca Juga