Hikmah Pandemi Covid 19, Terhadap Pandangan Positif Manusia

Bandar Lampung, wartapembaruan.com - Sejak Mewabahnya Pandemi Virus Corona diseluruh Dunia dan telah diberi nama Corona Virus 19 (Covid - 19) oleh organisasi Kesehatan Internasional ( WHO ) menelan Korban jutaan jiwa yang bermula di Wuhan dan merambah penyebarannya ke hampir kurang lebih 203 Negara didunia, selain dampak Negatif Global Terjadi namun dibalik semuanya memiliki Nilai Postif.

Pada Sektor ekonomi, Politik , sosial, keamanan, Pemerintahan dan sebagainya dibuat Resah.
Serangan Virus Corona yang membabi buta tidak memandang culture , status, sosial, bahkan agama pun dibuat babak bunyak agresinya. Antipasi pun dilaksanakan oleh seluruh Pemerintahan seluruh Dunia yang dimulai dari penerapan psyical Distancing, Sosial Distancing, dan Protokol Kesahatan.

Larangan berkumpul dan mengatur jarak komunikasi yang diterapkan Pemerintah Memiliki Nilai Positif bagi masyarakat, Hal tersebut Bila kita katakan Jujur " PEMERINTAH SAYANG TERHADAP MASYARAKAT" namun dibalik itu semua pandangan segelintir masyarakat terbalik yang artinya tidak mengindahkan Arahan dan Anjuran pemerintah, sehingga banyak dari kita terpapar dan terinfeksi virus corona.

Penerapan Protokel kesehatan yang dikumandangkan oleh pemerintah adalah wujud asli sebenarnya disaat terjadi bencana non alam, mulai Pemakaian Masker, Cuci tangan dengan Hand santilizer, jarak jarak, penyemprotan Disinfektan, pemakaian Alat Pelindung Diri (APD) Semuanya dilakukan tiada lain untuk kebaikan seluruh.

Manusia yang menjadi Domain dan objek paparan infeksi dan penularan wabah merenggut korban jiwa dan sangat mudah penularanya, efek sosial yang terjadi begitu banyak yang kita lihat baik informasi yang kita dapat melalui televisi, Media sosial, dan dilingkungan sekitar.

Anjuran pemerintah untuk berdiam diri dirumah, Lock Down, Isolasi atau karantina memiliki nilai dan cara positif untuk memutus penyebaran Covid 19, karena saat ini kita belum mengetahui kapan Pandemi Covid 19 ini akan berakhir, bahkan seluruh dunia berlomba-lomba mencari terobosan formula vaksin virus Corona.

Disaat masyarakat, secara pribadi maupun Sosial diharuskan berdiam diri dirumah, menjaga kesehatan diri dan keluarga, pada sisi pandangan spiritual rohaniah memiliki nilai positif ! Kita belajar Mengkaji diri, mengkaji alam sekitar, maupun Berdoa diahadapan Tuhan sang pencipta (Ikhsan) adalah satu prilaku tindakan instropeksi dan Merestart segala aktifitas selama ini kita jalankan.

Kesimpulanya, Akankah Tuhan sang Pencipta akan menolong kita ? Tentu, Ya jawabannya ! Karena Segala sesuatu baik yang ada dibumi maupun dilangit adalah ciptaanya. USAHA DAN SABAR ADALAH KATA KUNCINYA. (23/05)

Baca Juga