Dua Pembunuh Wanita di Kecamatan Maja di Tangkap

Lebak, Wartapembaruan.com - Tim Resmob Polda Banten dan Polres Lebak berhasil menangkap dua orang pembunuh wanita di Maja dan tiga pembunuh gadis baduy di Leuwidamar. Fress Conference digelar dihalaman Mapolres Lebak,Jumat(6/9/2019).

Dalam keterangannya Wakapolres Lebak Kompol Wendi mengatakan"dalam rangka ekspose perkara yang sudah kita ungkap hasil dari kerjasama Polres,Polsek,Resmob Polda Banten serta seluruh jajaran Polda Banten,h tentang penemuan sesosok mayat perempuan di Kecamatan Maja"pada hari Sabtu tanggal 24 Agustus 2019 telah ditemukam sesosok mayat perempuan di Kecamatan Maja yang diduga korban pembunuhan.

Reskrim polres Lebak melakukan pengembangan dengan datang ke TKP untuk mengidentifikasi dengan menggunakan portable sidik jari dan telah terungkap sesosok mayat perempuan yang tidak dikenal tersebut itu melalui sidik jari bernama Asih lahir di Jakarta 6 Oktober 1974 karyawan swasta warga Kelurahan Jati Pulo Kecamatan Palmerah Jakarta Barat.

Setelah dilakukan penyelidikan datang ke lokasi berdasarkan dari sidik jari kita melakukan pengembangan untuk mengungkap,apakah yang bersangkutan itu apa benar, ternyata benar dan ada keluarganya.

Dan memang empat hari sebelum ditemukan,korban memang sudah menghilang dari rumahnya dari situlah terungkap poto terkhir yang diposting oleh korban melalui grup Whatshapp grup SD itu,ada poto bersama yang diduga pelakunya.

Kita melakukan pengembangan dan pengungkapan,pelaku tersebut akhirnya kita tangkap,yang berinisial WL dan OVW.

WL ini berdasarkan KTP warga Kelurahan Cilangkap Kecamatan Tapos Kota Depok sementara OVW berdasarkan KTP warga Kelurahan Kemiri Kecamatan Beji Kota Depok.
Setelah dilakukan pemeriksaan sesuai dengan petunjuk,bahwa benar yang bersangkutan ini telah melakukan tindak pidana pembunuhan yang direncanakan,karena terungkap modusnya,Wl dan OVW tersebut merencanakan pembunuhan dengan menjemput korban dirumahnya dari tempat kerjanya.

Setelah itu disekap dan diberikan minuman kemasan yang dicampur obat pasar lalu dibawa ke kost kontrakannya,setelah itu korban dimasukan kekamar dan dibawa ke Kecamatan Maja,kemudian kepalanya dibentur-benturkan di mobil,setelah tidak berdaya,diseret dan dibuang dilokasi yang ditemukan mayat tersebut.

Adapun motif dari pelaku tersebut terhadap korban yakni sebagai tumbal pelet atau pesugihan,terang Wendi.

Kedua pelaku disangkakan pasal 340 atau 338 atau 351 ayat (3) atau 365 ayat (1) KUHP pembunuhan berencana ancaman penjara seumur hidup.(fik).

Penulis:

Baca Juga