oleh

Direktur IPSPK3-RI, Ir. Ganda Mora, M.Si : Tangkap Pelaku Ilog di Rohil

-Daerah-36 views

PEKANBARU, Wartapembaruan.com – Miris, eksploitasi hutan secara ilegal marak terjadi di Kecamatan Rimba Melintang, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Provinsi Riau mengakibatkan rusaknya hutan alam di Riau. Salah satu penyebabnya adalah adanya sawmill atau industri penggergajian kayu ilegal.

Hadirnya sawmill ilegal di Desa Tanah Merah, Kecamatan Rimba Melintang, Kabupaten Rohil merupakan salah satu unsur penyebab meningkatnya kerusakan hutan alam selama ini, “kata Direktur IPSPK3-RI, Ir. Ganda Mora, M.Si kepada awak media ini melalui sms WhatsApp pribadinya, Rabu (25/3).

Ganda mengatakan sawmill ilegal itu merupakan salah satu alternatif tempat penampungan kayu-kayu seperti kayu Meranti, Ramin dan golongan kayu indah, ekspor lainya.

Kita sudah mendata pendirian sawmill dan camp karyawan beranggotakan 50 operator Sinsaw. “Kita juga menduga Ilegal Logging (Ilog) di kawasan hutan negara di Rohil itu diperkirakan sudah 3 bulan berlangsung,” sebutnya.

Ganda mengaku telah melaporkan perihal ini ke Polda Riau dengan nomor surat 019/Lap/IPSPK3RI/III/2020, tanggal 19 Maret 2020. Kita mohonkan penegakan hukum atau laporan tindak pidana perambahan hutan negara dengan eksploitasi kayu tanpa izin melanggar UU 41 Tahun 1999 Pasal 50 dan UU No 18 Tahun 2013 tentang pencegahan dan perusakan hutan (P3H), “terangnya.

Baca Juga:  Polda Riau Gelar Apel Operasi Kontijensi Aman Nusa II (Penanganan Covid-19) Muara Takus 2020

Menurut Ganda, maraknya Sawmill liar mengakibatkan pembalakan kayu di Riau terus berjalan. Sehingga masyarakat kecil pun dengan mudah menebang kayu yang selanjutnya ditampung pemilik Sawmill itu.

Banyaknya Sawmill liar yang masih berdiri sampai saat ini di Rohil itu, menunjukkan betapa lemahnya pengawasan yang dilakukan Dinas Kehutanan dan Perkebunan serta jajarannya di tingkat kabupaten. “Mestinya, selaku instansi yang paling berwenang menangani Ilog bisa bekerja semaksimal mungkin untuk menutup seluruh Sawmill tanpa izin itu,”jelasnya.

Anehnya, kata Ganda, jajaran Dinas Kehutanan di Rohil tidak pernah terlihat melakukan tindakan. Saya malah bingung, apa kerjaan dinas kehutanan kita selama ini, “ucapnya balik bertanya.

Baca Juga:  Danrem 031/WB menghadiri Upacara Peringatan Hari Pahlawan ke 74 Tahun 2019

Dirinya menyebutkan, informasinya ada oknum polisi berinisial S dan S ada di balik kegiatan itu. Namun saat dikonfirmasi lewat WhatsApp (WA) nya juga tidak menjawab. Sebelumnya, terkait dengan adanya laporan masyarakat tentang adanya sawmil yang mengolah kayu hutan di Rohil yang diduga bahan bakunya dari kejahatan hutan itu, pihak Dinas Kehutanan Propinsi Riau melalui Unit Pelaksana Tehnis (UPT) Dinas Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) di Sedinginan, Jurfahmi pada wartawan mengatakan, pihak KPH Unit Sedinginan akan meninjau lokasi kilang Sawmil tersebut.

Saat ini pihaknya sedang melakukan persiapan Standart Operasional Prosudural (SOP) mekanisme instansi terkait keadministrasian. “Kita tetap tindak sesuai ketentuan,” ucapnya melalui pesan WA pribadinya.

Sementara Kapolres Rohil, AKBP M. Mustofa, SIK, MSi dikonfirmasi wartawan lewat WA nya berjanji akan segera menindak lanjuti laporan tersebut untuk dilakukan proses penyelidikan, “ungkap Mustofa, Rabu (25/3). (LM).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *