oleh

Direktur CV. Abadi Consultant Sampaikan Hak Jawabnya

-Daerah-789 views

BENGKALIS, Wartapembaruan.com — Direktur CV. Abadi Consultant, Abadi, Amd, menyampaikan hak jawab dan koreksinya terhadap pemberitaan disalah satu media online, soal proyek peningkatan sarana dan prasarana gedung kantor Instansi Pemerintah di Jalan Gatot Subroto, Kamis (23/1/2020).

Melalui hak jawabnya Abadi menjelaskan, jika dirinya merasa keberatan jika CV. Abadi Consultan melakukan pembiaran terhadap proyek, yang dimaksud dalam pembertaan.

“Kepada rekan-rekan media pers dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) Komunitas Pemberantas Korupsi (KPK) di Bengkalis.

Sehubungan dengan pemberitaan di salah satu media online Riau dengan judul, diduga ada pembiaran dari konsultan pengawasa, proyek peningkatan sarana dan prasarana gedung kantor instansi pemerintah gagal kontruksi. Kami selaku rekanan konsultan CV. Abadi Consultan ang beralamat di Bengkalis, merasa keberatan atas pemberitaan tersebut,”kata Abadi melalui hak rilis hak jawabnya.

Dalam hak jawab itu, Abadi menyampaikan beberapa fakta lainnya yang perlu diketahui oleh rekan-rekan media dan LSM.

Alasan mendasarnya diantaranya perlu dijawab satu persatu permasalahan yang menjadi pertanyaan dari publik dan media yang sempat sempat mencuat dipemberitaan.
Adapun hak jawab dari pertanyaan kami sebagai berikut :

1. Menghilangkan perkerjaan pasir uruk.

2. Mengurangi ukuran cerocok yang tercantum dalam Kerangka Acuan Kerja (KAK).

Baca Juga:  Pemilik Usaha Didalam Gedung Tersebut Segera Dipanggil Pemda DPRD Dan Polres Aru

3. Mengurangi volume pekerjaan lantai kerja.

4. Menghilangkan pekerjaan raben pondasi bata.

5. Mengurangi volume besi pada pekerjaan kolom beton bertulang yang terdiri dari besi begel, sengkang dan besi tiang.

6. Mengurangi kilogram (Kg) besi, beton bertulang dengan besi yang bukan diameter.

Hak jawab pertanyaan I.

– Pasir uruk sudah dikerjakan, sesuai kondisi. Namun, dikarenakan musim penghujan mengakibatkan pasir uruk tersebut, tidak kelihatan lagi atau tergerus air.

Hak Jawab pertanyaan II.

– Berkaitan dengan cerocok yang kurang. Itu telah diperbaiki dan penuhi sesuai dengan Kerangka Acuan Kerja (KAK), hal itu dibuktikan dari dokumentasi video.

Hak Jawab Pertanyaan III.
– Soal volume pekerjaan lantai kerja. Itu telah dilaksanakan sesuai dengan bestek, hal ini bisa dibuktikan melalui dokumen gambar. Jika hal ini menjadi permasalahan, semestinya LSM juga memiliki dokumen yang jelas.
Hak Jawab Pertanyaan IV.

Menyikapi tuduhan adanya upaya rekanan (kontraktor,red) menghilangkan pekerjaan raben pondasi bata, bahwa itu tidak benar. Sebab, untuk pekerjaan raben membutuhkan pasir halus, ketika itu pasir halus sempat putus di Pulau Bengkalis. Namun, setelah pasir halus tersedia, rekanan mengerjakan raben tersebut, sesuai bestek yang ada.

Baca Juga:  Polda Banten, Ikuti Trauma Healing Bersama Anak Anak Korban Banjir di Sajira

Hak Jawab Pertanyaan V.
– Menyikapi pemberitaan berkaitan dengan adanya dugaan mengurangi volume besi pada pekerjaan kolom beton bertulang yang terdiri dari besi begel, sengkang dan besi tiang. Kami selaku konsultan pengawas menyatakan bahwa, elemen pekerjaan yang dimaksud, kekurangannya tidak dibayarkan.

Hak Jawab Pertanyaan VI.
– Untuk klarifikasi berikut berkaitan dengan pengurangan kilogram (Kg) besi, beton bertulang dengan besi yang bukan diameter, itu benar. Sebab, untuk item pekerjaan tersebut besi-besi yang digunakan semuanya sudah standar SNI (Standar Nasional Indonesia). Ini bisa dilihat dari dokumen gambar.

“Demikian hak jawab/klarifikasi kami, selaku konsultan pengawas dalam kegiatan proyek Peningkatan Sarana dan Prasarana Gedung Kantor Instansi Pemerintah Tahun 2019 yang sempat menjadi asumsi publik. Sekiranya rekan-rekan media/LSM bisa meluruskan hal ini. Selain itu, kami juga minta agar informasi yang mengabarkan jika konsultan pengawas lalai, itu tidak benar.

Maka dari itu kami berharap agar hal ini turut disampaikan ke publik, sebab kita punya dasar dan dokumen serta surat pemberitahuan kepada rekanan CV. Tiara Delima, selaku rekanan fisik yang bertanggungjawab penuh dalam kegiatan tersebut,”ujarnya.(isnadi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *