Danrem 022/PT Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Bandar Betsy

Dalam pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tersebut yang juga memperingati kepahlawanan seorang Letda Sujono saat tragedi Bandar Betsy itu, diikuti ribuan personil TNI/Polri, Ormas Pemuda, ASN, siswa sekolah, serta ditonton ribuan warga yang memadati lokasi Tugu Kesaktian Pancasila di tengah perkebunan karet. Gubernur Edy Rahmayadi berpesan agar jangan ada lagi pengkhianatan kepada bangsa seperti kejadian masa lalu, 30 September 1965 silam. Untuk itu diimbau kepada seluruh rakyat untuk menjaga martabat kebangsaan.Gubernur pun mengingatkan masyarakat agar kejadian serupa, tidak boleh lagi lahir di Indonesia pada masa mendatang. Untuk itu seluruh rakyat harus menjaga bangsanya, tetap bermartabat, berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. “Mari kita doakan bangsa kita ke depan lebih sejahtera, sehingga tidak ada yang bisa mengganggu,” sebut Gubernur di bawah guyuran hujan gerimis. Usai menyampaikan pidatonya, gubernur pun menjadi sasaran masyarakat yang sudah memadati lapangan upacara untuk bersalaman.

Simalungun, WPcom - Komandan Korem (Danrem) 022/Pantai Timur Kolonel Inf R. Wahyu Sugiarto, S.I.P., M. Han, serta mendampingin Kasdam I/BB Brigjen TNI Untung Budiharto Hadir dan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi yang Bertindak sebagai inspektur upacara (irup) Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang dilaksanakan di Bandar Betsy Kabupaten Simalungun, Selasa (01/10/2019).

Dalam pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tersebut yang juga memperingati kepahlawanan seorang Letda Sujono saat tragedi Bandar Betsy itu, diikuti ribuan personil TNI/Polri, Ormas Pemuda, ASN, siswa sekolah, serta ditonton ribuan warga yang memadati lokasi Tugu Kesaktian Pancasila di tengah perkebunan karet. Gubernur Edy Rahmayadi berpesan agar jangan ada lagi pengkhianatan kepada bangsa seperti kejadian masa lalu, 30 September 1965 silam. Untuk itu diimbau kepada seluruh rakyat untuk menjaga martabat kebangsaan.

Selanjutnya setelah pelaksanaan Upacara dilanjutkan peletakan karangan bunga di Tugu Kesaktian Pancasila tersebut, Rombongan Kasdam I/BB pun disuguhi tarian multi etnis Sumut yang dibawakan oleh delapan orang mewakili adat suku lokal masing-masing. Dimana kisah Letda Sujono dibawakan sedemikian rupa penuh penjiwaan. Sehingga menceritakan sejarah Pahlawan Nasional yang gugur mempertahankan kedaulatan NKRI saat itu. Karena itu pula sebagai balas jasa, diberikan tali asih kepada Bapak Zulkifli keluarga Almarhum.

Gubernur pun mengingatkan masyarakat agar kejadian serupa, tidak boleh lagi lahir di Indonesia pada masa mendatang. Untuk itu seluruh rakyat harus menjaga bangsanya, tetap bermartabat, berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. “Mari kita doakan bangsa kita ke depan lebih sejahtera, sehingga tidak ada yang bisa mengganggu,” sebut Gubernur di bawah guyuran hujan gerimis. Usai menyampaikan pidatonya, gubernur pun menjadi sasaran masyarakat yang sudah memadati lapangan upacara untuk bersalaman.

Turut hadir dalam pelaksanaan Upacara tersebut antara lain, Gubernur Sumatera Utara Letjen TNI Purnawirawan Edi Ramayadi, Kasdam I/BB Brigjen TNI Untung Budiharto, Kadilmilti Brigjen TNI Tama Ulinta Tarigan, S.H., M.Kn. Danrem 022/PT Kolonel Inf R. Wahyu Sugiarto, S.I.P, M.Han. Danrindam I/BB Kol Inf Dwi Lagan. Dan Lanut Suwondo Kol (P) M. Yudanto S. Sos., MAP. Wadantamal Belawan Kol PM Samista. Ketua DPRD Sumut Bpk H. Wagirin Amran. Muspida Plus Prov. Sumut. Para Asiten Kasdam I/BB. Bupati Simalungun Bpk Dr. J.R Saragih, S.H., MM. Kapolres Simalungun AKBP Heribertus Opusunggu. Para Kadisjan Rem 022/PT. Para Kasirem 022/PT. Para ASN Pemkab Simalungun. Para Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda, Ormas dan Masyarakat.

Penulis:

Baca Juga