Damai Hari Lubis : Mahfud MD Ambigu Dalam Kebijakan Politik Hukumnya

Jakarta, Wartapembaruan.com - Alumni 212 yang juga Ketua Aliansi Anak Bangsa (AAB), Damai Hari Lubis mempertanyakan sikap Menkopolhukam Mahfud MD terhadap kasus yang menjerat IB HRS berbeda dengan Kasus Veronika Koman.

" Menkopolhukam Mahfud MD tidak tegas dalam penanganan kasus HRS. Sebaliknya Tegas dalam penanganan Veronica Koman," ujar Damai.

Kepada media melalui Siaran Pers, Damai Hari Lubis mengatakan Reaksi Mahfud MD selaku Menkopolhukam cepat terhadap WNI yang bernama Veronica Koman.

" Kok bisa kalau soal WNI yang bukan namanya Habib Rizieq Shihab, pejabat pemerintahan RI menggunakan asas nasional aktif, " kata Damai kepada Media, Kamis (21/11/2019).

Melalui Mahfud MD asas nasional aktif tersebut. Terbukti digunakan oleh pejabat pemerintah indonesia.

Tetapi ketika ada persoalan hukum dan pelanggaran HAM yang menyentuh seorang tokoh ulama yang kebetulan tidak mendukung pemerintahan Jokowi, maka berat dan sulit bagi Mahfud MD. Selaku Menkopolhukam melakukan komunikasi ( dialog ) terhadap pemerintah negara asing ( KSA ) dengan menggunakan asas nasional aktif sebagai hukum positif berdasarkan KUHP pasal 4

" Jadi benarlah yang selama ini kami sangkakan bahwa IB kami, HRS dicekal oleh KSA oleh karena bukan sebab adanya pelanggaran hukum, melainkan permintaan dari seorang penguasa tinggi pemerintahan RI " tutup Damai Hari Lubis. (*)

Penulis:

Baca Juga