Busset ! Ketua PN Rengat Diduga Pakai Kendaraan Dinas Mati Pajak

Rengat, Wartapembaruan.com -- Sungguh di luar dugaan, biasanya masyarakat biasa yang enggan atau malu memakai kendaraanya baik roda dua maupun roda empat yang sudah mati pajak. Berbeda halnya seperti yang terjadi di Kabupaten Indragiri Hulu.

Justru malah seorang pejabat negara yang diperkirakan sudah 5 Bulan berkantor di Pengadilan Negeri (PN) Rengat memakai kendaraan dinas (plat merah) bernomor Polisi BM 5 B diduga kuat sudah mati pajak.

Informasi yang terbilang memalukan itu diperoleh media Wartapembaruan.com dari aplikasi Cek Pajak Kendaraan Bermotor Riau.

Dalam aplikasi Cek Pajak Kendaraan Bermotor Riau tersebut tertulis nomor Polisi BM 5 B Warna TNBK Merah dengan tahun pembuatan 2013 merk Chevrolet berwarna Hitam Metalik. Pembayaran terakhir tanggal 3 Mei 2017, jatuh tempo tanggal 4 Mei 2018 (lewat 2 Tahun 6 Bulan 1 Hari).

Pantauan awak media ini pada Jumat (20/11/2020), kendaraan dinas plat merah BM 5 B berwarna Hitam Metalik dalam posisi parkir di halaman depan kantor PN Rengat.

Sungguh mengejutkan, ternyata kebenaran informasi dari aplikasi Cek Pajak Kendaraan Bermotor Riau tersebut dibenarkan oleh pegawai Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Pendapatan Rengat Bapenda Provinsi Riau.

"Ya benar pak, memang kendaraan dinas bernomor Polisi BM 5 B sudah 2 Tahun lebih menunggak pajak, "sebut pegawai Samsat Rengat dengan singkat yang enggan ditulis namanya itu kepada awak media, Sabtu (21/11/2020) usai mengecek data dari komputernya.

Sebelumnya, terkait kendaraan dinas yang setiap harinya dipakai oleh Ketua PN Rengat yang diduga sudah mati pajak itu, Humas PN Rengat Aditya SH mengatakan, baik pak Manurung, terima kasih akan saya laporkan terlebih dahulu.

Pak Manurung, sudah saya konfirmasi ke Bagian Umum, mengenai pembayaran pajak kendaraan dinas semua diurus oleh Pemda Inhu, jadi silahkan konfirmasi ke Pemda pak Manurung, terima kasih. "Jika memang yang tertulis dalam aplikasi tersebut benar, Pengadilan akan berkoordinasi dengan Pemda Inhu agar pajak kendaraan dinas PN Rengat yang tertunggak dibayarkan, "ucapnya kepada awak media ini, Jumat (20/11/2020) via WhatsApp pribadi miliknya.

Sementara Bagian Umum Sekretariat Daerah Inhu selaku pihak pemberi pinjam pakai kendaraan dinas BM 5 B kepada pihak PN Rengat belum berhasil dimintai klarifikasinya apa alasanya tidak membayar pajak tersebut hingga berita ini diturunkan.

Penulis : Lamhot Manurung.

Penulis: Lamhot Manurung. 
Editor: Redaksi

Baca Juga