Beginilah Penggalangan yang Dilakukan polsek Pademangan agar Pelajar Tidak Terlibat Demo

Warta Pembaruan.com,Jakarta - Sejumlah aksi demo dengan melibatkan pelajar marak terjadi belakangan ini, lantas bagaimana pihak kepolisian untuk mencegah-hal tersebut. Sebagai polisi yang bertugas untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, sejumlah kegitan pun dilakukan termasuk dengan penggalangan.

Seperti yang dilakukan oleh Kapolsek Pademangan Kompol Joko Handono SIK, MSI, Ia melakukan sambang di sejumlah sekolah yang ada di wilayah hukum Polsek Pademangan melalui anggotanya mulai dari tingkat SD, SMP, SMA. Kehadirian polisi ini tidak lain adalah untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, serta mengajak para pelajar untuk tidak melakukan unjukrasa.

Sedikitnya ada 7 sekolah yang telah disambangi oleh Polsek Pademangan, yakni Sekolah SMK N 23 Jakarta, Sekolah SMK N 55 Jakarta, Sekolah SMK Harapan Mulia, SMA N 4O JAKARTA, SMK Fajar Indah, SMK Jannatinnaim,  SMA Gandhi Schol.

Dari hasil sambang itu, untuk keseluruhan sekolah tingkat SMK / SMA / MA/ siswa siswi tidak mengikuti aksi Unras ke DPR / MPR RI Wilayah Jakarta Pusat.

Begitu juga dengan Kepala Sekolah / Guru Bidang Kesiswaan tidak diperkenakan untuk mengikuti aksi unras, dan ada beberapa sekolah, siswa /siswi pulang sekolah harus dijemput oleh orang tuanya.

Kemudian pihak sekolah juga sudah menerima wdaran dari Mendikbud tentang larangan aksi unras. Serta pihak sekolah juga mendapat pengawasan dari Disdik untuk melaporkan setiap jam perkembangan keberadaan siswa hari ini.

Tidak itu saja kata Kapolsek, dari hasil sambang tersebut pihak sekolah juga selalu koordinasi dengan orang tua murid melalui WA Group. Dimana ada beberapa siswa / siswi yang tidak masuk sekolah, namun keterangan dari sekolah siswa / siswi tersebut Sakit, dan pihak sekolah selalu koordinasi dengan Orang Tua Murid.

Penulis:

Baca Juga