Aktivis Bireuen Soroti Proyek Mangkrak Bernilai 20 M

Ket Poto : Muhammad Rajief/Aktivis Bireun

Bireuen, WP.com – Pembangunan gedung DPRK Bireuen mangkrak, Pembangunan itu bertempat di Desa Cot Gapu, Kota Juang Kab.Bireun.
Pasalnya proyek pembangunan yang telah mulai dibangun dari 2014 kini belum juga selesai bahkan tampak sangat memprihatikan dan sadis.

Hal tersebut sesuai dengan keterangan tertulis aktivis mahasiswa asal Bireuen. Menurutnya bangunan itu tampak kumuh

“Bangunan yang hanya selesai sampai tiang lantai dua tersebut telah banyak semak-semak yang tumbuh disekitar gedung” Terang Muhammad Rajief, Aktivis Bireun, Kamis (11/7/2019) Sekira pukul 23.04 WIB.

Baca Juga:  Dalam 3 Hari, Satnarkoba Polres Gowa Amankan 8 Pelaku Penyalagunaan Narkotika
Kondisi Proyek pembangunan DPRK Bireuen

Berdasarkan informasi yang dihimpun Wartawan, pembangunan gedung tersebut bernilai anggaran Rp. 20 Miliar dari kebutuhan 80 Miliar yang bersumber dari Dana hibah Pemerintah Aceh dan APBK Bireuen dan telah mangkrak sejak tahun 2017, karena tidak dianggarkan lagi oleh Pemkab.

Akibat nya, sejumlah pihak merasa kecewa termasuk aktivis mahasiswa itu, Menurut nya Pemkab Bireuen tidak ambil sikap dan solusi

“Saya sangat kecewa terhadap Pemkab Bireuen yang tidak mengambil solusi untuk menyelesaikan pembangunan gedung DPRK Bireuen, mengingat sudah begitu besar uang rakyat habis digunakan dalam proses pembangunan tersebut. Anggaran sebesar Rp 20 Miliar itu bukan sedikit” Ungkap Rajief kecewa

Baca Juga:  BNN Kab Polman Amankan 47,19 Gram Narkoba Jenis Shabu Siap Edar

Ia selaku tokoh aktivis sangat mendesak pemerintah kabupaten Bireuen agar melanjutkan proyek tersebut.

“Saya mendesak Pemkab untuk bertanggung jawab dan memikirkan solusi dalam pembangunan gedung itu, Jangan mangkrak seperti “beras basah”Tandas Muhammad Rajief

(ARWAN)