Aksi Tolak Galian C, Pengelola Dinilai Hembat Hak Rakyat

Batu Bara, WPcom – Gabungan masyarakat sipil dan pemuda kab.Batu bara lakukan aksi penolakan adanya galian C, yang berada di Perkebunan Tanjung Kasau, Lautador Kab.Batu bara, Senin (05/08/2019).

Penolakan terhadap galian C itu, bermula karena pihak pendemo menduga sang pengelola tidak mengantongi izin.

“Kami menduga penggalian tanah yang dikeruk oleh Kontraktor-kontraktor untuk jalan tol tidak memiliki dokumen izin galian C” Pungkas Asro Hasibuan, Orator Aksi, Senin (05/08)

Baca Juga:  Personil Polres Lebak Pada Perayaan Idul Adha 1440 H, Laksanakan Pemotongan Hewan Qurban

Mereka juga meminta , agar pihak kepolisian memeriksa Penanggung jawab galian C yang berstatus HGU tersebut.

Lanjut mereka pula, bahwa sang penanggung jawab sudah melanggar UUPA.

“Kami meminta Polri agar memeriksa MAYOR INFANTERI SAHAT TUA BETE terkait pelanggaran UU Pokok Agraria No.5 Tahun 1960 dan PP No.40 Tahun 1996” Cetus Asro

Duga mereka, Bahwa lahan konsesi yang didapat telah merampas hak rakyat

“Lahan Konsesi yang didapat dengan merampas tanah rakyat dan tidak produktif harus dikembalikan, hal ini Sesuai dengan himbauan Presiden 1 Agustus 2019 dalam koran asuransi Indonesia KPK” Jelasnya

Baca Juga:  Tabrakan Maut, Bus Rosalia Indah Dengan Truck Muatan CPO

Dalam aksi itu, mereka meminta kepada presiden agar melihat permalasahan itu.

“Maka Kami meminta kepada bapak Panglima tertinggi/Presiden RI (Ir.Jokowi Dodo) agar melihat permasalahan ini dengan serius, yang dinilai telah merampas hak rakyat” Tandas Asro Hasibuan, Ketua Koalisi Pemuda dan Mahasiswa Anti Korupsi itu.

(AR)