3 Kadidat Ketum PBSI Pusat, Siapa Dapat Restu Istana ?

Jakarta, Wartapembaruan.com - Ditengah ketidakpastian kalender kegiatan akibat pandemi yang sedang mewabah, Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) masih memiliki agenda besar yaitu Musyawarah Nasional ( MUNAS ) yang dicanangkan berlangsung pada bulan Oktober 2020 mendatang, sebagai tanda selesainya masa kepemimpinan Wiranto, sejumlah nama peganggatinya mulai bermunculan dalam bursa calon ketua umum PP PBSI periode 2020 - 2024.

Sedikitnya sudah terhimpun 3 nama calon kuat kadidat mengaku siap maju merebut tampuk kepemimpinan PBSI pusat, mulai dari elit di Pemerintahan hingga pengusaha asal Banten Ari Wibowo yang tengah menjabat Ketua PBSI Provinsi Banten. Dengan bekal pengalaman ditampuk kepemimpinan olah raga bulutangkis level provinsi tersebut, disinyalir ia mampu memberi kontribusi terbaik bagi dunia bulutangkis nsional jika terpilih sebagai Ketum PBSI Pusat nantinya.

Semakin hangat, Setelah sejumlah legenda bulutangkis dikabarkan mendorong Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko untuk maju sebagai salah satu kadidat.

Selanjutnya yang tak kalah eksistensinya Ketua BPK RI Agung Firman Sampurna dikabarkan mengantongi dukungan dari sejumlah Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) untuk maju pada pemilihan ketua Umum nantinya.

Menariknya, Keberanian Ketua PBSI Banten, Ari Wibowo memilih maju sebagai kadidat pengganti Wiranto pada organisasi yang menghimpun seluruh agenda Bulutangkis Indonesia, bukan tanpa alasan bersaing diantara kadidat lain yang menurutnya punya nama besar di kalangan Pemerintahan. Kendati demikian Ia yakin mampu memimikul kepercayaan dan dukungan yang sudah diberikan sejumlah Pengurus Provinsi kepada dirinya untuk maju pada MUNAS nanti.

Ari Wibowo juga mengakui semangatnya maju sebagai kadidat Ketua Umum terispirasi dari perjalanan karir politik Jokowi,
"Presiden Jokowi jadi inspirasi saya, dahulu sebelum seperti sekarang, beliau juga tidak diperhitungkan oleh saingannya. Oleh sebab itu saya pun yakin mampu bersaing dengan personal kadidat yang sudah memiliki nama besar saat ini" Ujar Ari

Seperti diketahui, masa jabatan Wiranto bakal berakhir pada Oktober ini dan sudah memastikan tidak akan ikut dalam pemilihan ketua umum selanjutnya

Santer diberitakan, menjadi calon ketua umum organisasi bulu tangkis nasional tidak mudah. Ketimbang dengan cabang lain, bulu tangkis bisa dibilang paling seksi. Popularitasnya juga di atas cabang lain, jika dilihat dari sisi prestasi, bulu tangkis sudah mendunia dan kerap mengharumkan Indonesia di pentas dunia.

Lantas, benarkan dukungan Istana Negara menjadi poin penting untuk meraih kursi ketua Umum PBSI ?

Berdasarkan kriteria dunia bulutangkis Indonesia, dengan kemampuan mumpuni masing-masing calon, diantara ketiga calon nakhoda PBSI pusat, siapa yang akan mendapat respon Istana Negara ?

Suatu kewajaran jika muncul prasyarat berat menjadi ketua umum PBSI, karena taruhannya adalah prestasi Bulutangkis Indonesia di kancah dunia.

Penulis:

Baca Juga